topbella

Minggu, 14 Oktober 2012

Pengertian dan Prinsip-Prinsip Koperasi


A.   Pengertian Koperasi
Kata koperasi berasal dari bahasa Inggris yaitu Coperation terdiri dari kata Co= bersama dan Operation = bekerja. Jadi pengerian koperasi itu adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

1.      Definisi ILO
Memiliki 6 elemen yang terkandung dalam koperasi yaitu:
a.       Koperasi adalah kumpulan orang-orang
b.      Memiliki tujuan ekonomi yang ingin dicapai
c.       Berdasarkan kesukarelaan orang-orang bergabung
d.      Resiko dan manfaat diterima anggota dengan seimbang
e.       Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis
f.       Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan
2.      Definisi Chaniago
Dalam buku Perkoperasian Indonesia Drs. Arifinal Chaniago (1984) menjelaskan bahwa “ Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang - orang atau badan hukum yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya”.
3.      Definisi Dooren
 Tidak ada definisi tunggal (untuk coopertive) yang umumnya diterima, tetapi prinsip yang umum adalah bahwa serikat koperasi adalah sebuah asosiasi anggota, baik pribadi atau perusahaan, yang telah secara sukarela datang bersama-sama dalam mengejar tujuan ekonomi umum”
4.      Definisi Hatta
Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong. Auto Aktivitas Golongan, terdiri dari:
a. Solidaritas
b. Individualitas
c. Menolong diri sendiri
d. Jujur
Yang artinya bahwa semangat tolong menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan ‘seorang buat semua dan semua buat seorang.
5.      Definisi Munkner
Koperasi sebagai organisasi tolong menolong yang menjalankan ‘urusniaga’ secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong-menolong. Aktivitas dalam urusniaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan sosial seperti yang dikandung gotong royong
6.      Definisi UU No.25/1992
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiataannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan

B.   Tujuan Koperasi
Koperasi Indonesia adalah perkumpulan orang-orang, bukan perkumpulan modal sehingga laba bukan merupakan ukuran utama kesejahteraan anggota. Manfaat yang diterima anggota lebih diutamakan daripada laba. Tujuan utama Koperasi Indonesia adalah mengembangkan kesejahteraan anggota, pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

C.   Prinsip-Prinsip Koperasi
1.      Prinsip Munkner
Ada 12 prinsip koperasi yang diyakini oleh Hans H. Munkner yakni :
a.       Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
b.      Koperasi sebagai kumpulan orang-orang
c.       Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
d.      Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
e.       Pendidikan anggota
f.        Keanggotaan terbuka
g.       Manajemen dan pengawasan dilakukan secara demokratis
h.      Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi
i.         Perkumpulan dengan sukarela
j.        Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
k.       Keanggotaan bersifat sukarela
l.         Pengembangan anggota

2.      Prinsip Rochdale
28 koperasi konsumsi di Rochdale, Inggris (1944) mempelopori prinsip ini dan menjadi acuan bagi koperasi diseluruh dunia. Berikut ini unsur-unsurnya:
a.       Terbukanya keanggotaan
b.      Pengawasan secara demokratis
c.       Dibatasinya bunga atas modal
d.      Netral terhadap politik dan agama
e.       Anggota dibagikan sisa hasil usaha (SHU) sesuai dengan jasanya
f.       Penjualan sepenuhnya dengan tunai
g.      Barang yang dijual harus asli dan tidak dipalsukan
h.      Menyelenggarakan pendidikan kepada anggotanya sesuai prinsip koperasi
3.      Prinsip Raiffeisen
Prinsip koperasi adalah sebagai berikut menurut Freidrich William Raiffeisen (1818-1888) dari Jerman :
a.       Swadaya
b.      SHU untuk cadangan
c.       Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
d.      Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang
e.       Daerah kerja terbatas
f.       Tanggung jawab anggota tidak terbatas
g.      Usaha hanya kepada anggota
4.      Prinsip Schulze

a.       Swadaya
b.      Daerah kerja tak terbatas
c.       SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota
d.      Tanggung jawab anggota terbatas
e.       Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan
f.       Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota

5.      Prinsip ICA (Internasional Cooperative Alliance)

ICA merupakan organisasi gerakan koperasi tertinggi di dunia yang didirikan pada tahun 1895. Pada tahun 1966 sidang ICA di Wina merumuskan prinsip-prinsip koperasi sebagai berikut :
a.       Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya yang dibuat – buat
b.      Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang satu suara
c.       Modal menerima bunga yang terbatas ( bila ada )
d.      SHU dibagi 3 : cadangan, masyarakat, ke anggota sesuai dengan jasa masing – masing
e.       Semua harus melaksanakan pendidikan secara terus menerus
f.       Semua koperasi harus melaksanakan kerjasama yang erat, baik ditingkat regional, nasional maupun internasional

6.      Prinsip- prinsip Koperasi Indonesia
a.       PRINSIP KOPERASI UU NO. 25 / 1992
·         Kerjasama antar koperasi
·         Kemandirian
·         Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
·         Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
·         Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
·         Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
·         Pendidikan perkoperasian
b.      PRINSIP / SENDI KOPERASI MENURUT UU NO. 12/1967
·         Swadaya, swakarta dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri
·         Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya
·         Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota
·         Sifat keanggotaan sukarela dan terbuka untuk setiap warga negara Indonesia
·         Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pemimpin demokrasi dalam koperasi
·         Adanya pembatasan bunga atas modal
·         Usaha dan ketatalaksanaannya bersifat terbuka


Sumber :
http://rahmanelieser.blogspot.com/2011/12/pengertian-dan-prinsip-prinsip-koperasi.html

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Konsep, Aliran, dan Sejarah Koperasi


A.   Konsep Koperasi
Konsep koperasi adalah suatu bentuk dan susunan dari koperasi itu sendiri. Dikarenakan dilatarbelakangi oleh pemikiran pada dasarnya, perkembangan konsep-konsep yang ada dari negara-negara barat dan negara-negara berpaham sosialis, maka konsep koperasi dibagi menjadi 2 konsep menurut Munkner dari University of Marburg, Jerman yaitu konsep koperasi barat dan konsep koperasi sosialis. Sedangkan konsep berkembang dinegara dunia ketiga merupakan perpaduan dari kedua konsep tersebut.

1.      Konsep Koperasi Barat
Konsep koperasi barat merupakan suatu bentuk organisasi swasta yang dibentuk oleh orang-orang yang sukarela karena memiliki kesamaan kepentingan serta bermaksud untuk mengurusi kepentingan para anggotanya serta bisa menghasilkan keuntungan timbal balik untuk anggota koperasi maupun perusahaan koperasi tersebut. Konsep koperasi ini memiliki 2 macam dampak terhadap anggotanya yaitu:
a.       Dampak Secara Langsung
·         Promosi kegiatan ekonomi anggotanya
·         Pengembangan usaha perusahaan koperasi dalam hal investasi, formasi permodalan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai wirausahawan, dan kerja sama antar koperasi secara horizontal dan vertikal.
b.      Dampak Secara Tidak Langsung
·         Pengembangan kondisi social ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan
·         Mengembangkan inovasi pada perusahaan skala kecil,misalnya inovasi teknik dan metode produksi
·         Diberikannya kesempatan yang sama pada koperasi dan perusahaan kecil, serta memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dengan memberikan harga yang wajar pada produsen dan konsumen
2.      Konsep Koperasi Sosialis
Konsep koperasi sosialis adalah sebuah konsep koperasi yang direncanakan serta dikendalikan oleh pemerintah yang dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi dan untuk menunjang perencanaan nasional. Untuk tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merukapan subsistem dari sistem sosialisme.
3.      Konsep Koperasi Negara Berkembang
Meski konsep koperasi negara berkembang merupakan gabungan dari 2 konsep diatas tapi konsep kopersi ini berkembang dengan memiliki ciri tersendiri yaitu lebih mendominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya. Dengan ciri tersebut memang membuat konsep ini lebih terlihat mirip dengan konsep koperasi sosialis, tapi memiliki perbedaan yang terletak pada tujuan konsep koperasi sosialis adalah untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan kolektif, sedangkan koperasi di Negara berkembang seperti di Indonesia, tujuanya adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

B.   Aliran Koperasi
Di dalam suatu koperasi terdapat berbagai macam aliran koperasi. Aliran koperasi tersebut terbagi menjadi 3 macam yaitu: aliran yardstick, aliran sosialis, aliran persemakmuran (Commonwealth). Berikut adalah merupakan perbedaan metode aliran koperasi:
1.      Aliran Yardstick
·         Kegiatan koperasi tidak diikuti oleh campur tangan pemerintah
·         Dijumpai pada negara-negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut perekonomian Liberal
·         Dinegara-negara barat dimana industri berkembang dengan pesat seperti di AS, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda  dll pengaruh aliran ini sangat kuat
·         Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan dan mengoreksi

2.      Aliran Sosialis
·         Untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan menyatukan rakyat, organisasi koperasi dipandang sebagai salah satu cara yang sangat efektif
·         Di negara-negara Eropa Timur dan Rusia banyak dijumpai pengaruhnya aliran ini
3.      Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
·         Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
·         Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat
·         Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (partnership)”, dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.

C.   Sejarah Koperasi
1.         Sejarah Lahirnya Koperasi
Koperasi modern berkembang pertama kali lahir pada tahun 1844 di Inggris tepatnya di kota Rochdale. Pada awalnya, Koperasi Rochdale berdiri dengan usaha penyediaan barang-barang konsumsi untuk keperluan sehari-hari. Perkembangan koperasi di Rochdale sangatmemengaruhi perkembangan gerakan koperasi di Inggris maupun di luar Inggris. Jumlah koperasi di Inggri sudah mencapai 100 unit pada tahun 1852. Lalu dibentuklah Pusat Koperasi Pembelian dengan nama The Cooperative Whole Sale Society (CWS) pada tahun 1862. Pada tahun 1945, CWS berhasil mempunyai lebih kurang 200 pabrik dengan 9.000 orang pekerja.
Pada tahun 1876, koperasi ini telah melakukan ekspansi usaha di bidang transportasi, perbankan, dan asuransi. Pada tahun 1870, koperasi tersebut juga membuka usaha di bidang penerbitan, berupa surat kabar yang terbit dengan nama Cooperative News. The Women’s Coorporative Guild yang dibentuk pada tahun 1883, besar pengaruhnya terhadap perkembangan gerakan koperasi, disamping memperjuangkan hak-hak kaum wanita sebagai ibu rumah tangga, warga negara, dan sebagai konsumen. Beberapa tahun kemudian, koperasi memulai kegiatan di bidang pendidikan dengan menyediakan tempat membaca surat kabar dan perpustakaan. Kemudian Women Skill Guild Youth Organization membentuk sebuah pusat yaitu Cooperative Union. Pada tahun 1919, didirikanlah Cooperative Collage di Manchaster yang merupakan lembaga pendidikan tinggi koperasi pertama.
Revolusi perancislah yang mendorong munculnya pelopor-pelopor seperti Charles Fourier dan Louis Blanc. Charles Fourier (1772-1837) menyusun suatu gagasan untuk memperbaiki hidup masyarakat dengan fakanteres, suatu perkumpulan yang terdiri dari 300 sampai 400 keluarga yang bersifat komunal.  Lois Blanc (1811-1880) dalam bukunya Organization Labour menyusun gagasannya lebih konkrit, dengan mengatakan bahwa persaingan merupakan sumber keburukan ekonomi, kemiskinan, kemerosotan moral, kejahatan, krisis industri, dan pertentangan nasional. Pada tahun 1884, kaum buruh di Perancis menuntut pemerintah untuk melaksanakan gagasan Lois Blanc untuk mendirikan koperasi, tetapi koperasi ini kemudian bangkrut. Koperasi juga berkembang di Jerman yang dipelopori Ferdinan Lasalle, Friedrich W. Raiffesen (1818-1888), dan Herman Schulze (1803-1883) di Denmark dan sebagainya. Para pelopor koperasi sepakat untuk membentuk International Cooperative Alliance (ICA-Persekutuan Koperasi Internasional) dalam Kongres Koperasi Internasional yang pertama pada tahun 1896, di London. Dengan terbentuknya ICA, maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.
2.         Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
Sejarah perkembangan koperasi Indonesia secara garis besar dapat dibagi dalam “ dua masa ”, yaitu masa penjajahan dan masa kemerdekaan.
a.       Masa Penjajahan
Pada tahun 1986 tokoh R. A. Wiriaatmadja yang pertama kali menginisiatifkan gerakan lahirnya gerakan koperasi Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Beliau sangat berjasa menolong para pegawai, pedagang kecil dan petani dari hisapan lintah darat melalui koperasi. Kemudian dia mendirikan Hulp-enSpaar Bank yang dibantu oleh E. Sieberg, Asisten Residen Purwokerto. Dan didukungan juga oleh Wolf van Westerrode, pengganti Sieberg, yang kemudian mendirikan koperasi kredit sistem Raiffeisen bersama. Dengan adanya Boedi Oetomo gerakan koperasi semakin luas. Tahun 1908 mencoba memajukan koperasi rumah tangga ( koperasi konsumsi ). Serikat Islam pada tahun 1913 membantu memajukan koperasi dengan bantuan modal dan mendirikan Toko Koperasi.
b.      Masa Kemerdekaan
Pada tahun 1946, berdasarkan hasil pendaftaran secara sukarela yang dilakukan Jawatan Koperasi terdapat sebanyak 2.500 buah koperasi. Koperasi pada saat itu dapat berkembang secara pesat. terjadi titik kehancuran koperasi Indonesia menjelang pemberontakan G30S / PKI karena berubah-ubahnya sistem pemerintahan. Pembangunan baru dapat dilaksanakan setelah pemerintah berhasil menumpas pemberontakan G30S / PKI. Pemerintah bertekad untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Namun keadaannya seperti itu, pemerintah pada tahun 1947 berhasil melangsungkan Kongres Koperasi I di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kongres Koperasi I menghasilkan beberapa keputusan penting, antara lain :
1. mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia ( SOKRI )
2. menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
3. menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi

Akibat tekanan dari berbagai pihak misalnya Agresi Belanda, keputiuasab Kongres Koperasi I belum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Namun, pada tanggal 12 Juli 1953, diadakanlah Kongres Koperasi II di Bandung, yang antara lain mengambil putusan sebagai berikut :
1. Membentuk Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) sebagai pengganti SOKRI
2. Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah
3. Mengangkat Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia
4. Segera akan dibuat undang-undang koperasi yang baru


Sumber :



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Sabtu, 12 Mei 2012

My Traditional Games


Bermain ? siapa sih yang tidak suka bermain? Setiap orang yang pernah melewati masa-masa kecil pasti pernah bermain. Tanpa disadari ternyata bermain itu banyak manfaatnya lho misalnya untuk mengisi waktu luang, menghilangkan stres, mecari kesenangan, untuk menambah banyak teman, dan untuk anak kecil kadang permainan bisa juga digunakan sekaligus untuk belajar. Meski pun sebenarnya terlalu banyak bermain juga tidak baik, karna bisa membuat kita menjadi malas atau lupa untuk melakukan pekerjaan yang lainnya yang lebih penting.
Bercerita soal permainan, mungkin permainan anak kecil zaman sekarang dan anak kecil zaman dulu itu sangat jauh berbeda. Anak kecil zaman sekarang lebih sering bermain didalam rumah dengan barang-barang berteknologi yang canggih seperti handphone, laptop, PS, dan lain lain yang butuh mengeluarkan uang  cukup banyak untuk membelinya. Mungkin itu disebabkan juga karena perkembangan teknologi yang sudah canggih di zaman sekarang. Sedangkan anak kecil zaman dulu (sampai tahun 90’an) cenderung lebih suka bermain bersama teman-teman diluar rumah tanpa menggunakan barang yang perlu mengeluarkan biaya yang banyak seperti permainan anak-anak kecil zaman sekarang, anak-anak zaman dulu hanya memanfaatkan lingkungan untuk tempat bermainnya.
Maka dari itu saya ingin sedikit memperkenalkan permainan tradisonal anak-anak zaman dulu yang sempat populer saat saya masih kecil dan permainan yang sering saya mainkan juga zaman dulu bersama teman-teman saya, yang mungkin permainan ini pernah anda mainkan juga tapi dengan nama permainannya yang tidak sama, karena walaupun cara bermainnya sama tapi nama permainannya disetiap daerah biasanya akan berbeda-beda.
1.     Benteng
Permainan ini biasa dimainkan dengan orang yag cukup banyak. Dalam permainan ini kita memerlukan dua tiang berhadapan yang berjarak agak berjauhan, lalu harus membentuk 2 regu yang masing-masing berisikan anggota yang sama banyak. Setiap regu harus menempati tiang (biasa disebut benteng) masing-masing. Dalam permainan ini sebagian anggota regu maju kedepan untuk memegang benteng lawan dan anggota yang lainnya harus tetap menjaga bentengnya masing-masing jangan sampai regu lawan berhasil menyentuh benteng anda, karena anggota regu siapa yang berhasil duluan menyentuh benteng lawan maka regu merekalah yang memenangkan permainan.
2.      Petak Umpet
Permainan ini biasanya dimainkan oleh 2 orang atau lebih. Dipermainan ini satu pemain bertugas untuk jaga dengan menghadap ketembok lalu menutup kedua matanya sambil menghitung sampai angka yang ditentukan (maks. 50), saat pemain yang jaga sudah mulai menghitung maka pemain yang lainnya bergegas untuk bersembunyi ditempat yang dianggap paling aman, setelah pemain yang berjaga selesai menghitung maka dia harus mencari satu per satu  pemain yang lainnya yang sedang sembunyi, jika pemain yang berjaga menemukan salah satu pemain yang sembunyi maka dia harus menyebutkan nama pemain tersebut dan cepat-cepat berlari untuk menyentuh tembok yang tadi. Jika salah satu pemain yang sembunyi berhasil memegang tembok lebih dulu maka pemain itu dianggap aman (tidak akan bertugas menjaga). Jika semua pemain sudah ditemukan maka selanjutnya semua pemain  berbaris secara acak dibelakang benjaga yang menutup mata menghadap tembok, lalu penjaga nyebutkan salah satu nomor maka pemain yang berbaris diurutan nomor tersebut maka dialah yang giliran menjaga selanjutnya.
3.      Taplak
Permainan ini jenis permainan individual bukan beregu. Permainan ini dimainkan oleh 2 orang atau lebih. Sebelum bermain kita harus membuat kotak-kotak dengan kapur sebanyak 7 kotak persegi. Cara mainnya dimulai dengan setiap pemain melemparkan batu mulai dari kotak yang paling bawah, lalu pemain harus lompat dari kotak yang satu kekotak yang lainnya sesuai urutannya sebanyak 1 putaran menggunakan satu kaki (Jingke), tapi pemain tidak boleh menginjak kotak yang terdapat batu yang dia lemparkan pas diawal, lalu setelah pemain selesai melewati 1 putaran pemain harus mengambil batu yang di lemparkan diawal tadi masih dengan kondisi berdiri satu kaki, setelah batu berhasil diambil pemain kembali keposisi awal. Selanjutnya terus begitu hingga pemain selesai memparkan batu kekotak ke 7.
4.      Gotre
Permainan ini harus dimainkan dengan jumlah pemain yang genap.Dalam permainan ini kita perlu membuat kotak sebanyak jumlah pemain, kotak-kotak tersebut harus saling berhadapan satu sama lain. Pemain juga perlu menyiapkan batu yang jumlahnya selisih satu dengan jumlah pemainnya untuk alat permainan, letakan batu yang anda genggam dikotak masing-masing, lalu mulailah pindahkan batu dari satu pemain kepemain yang lain sambil menyayikan lagu permainan gotre, pemain yang tidak memegang batu saat lagunya selesai dimainkan maka pemain tersebutlah yang harus berjaga. Pemain yang berjaga harus menumpuk batu-batu tersebut dari bawah sampai keatas, dan pemain lainnya harus bersembunyi saat pemain yang giliran berjaga sedang menyusun batu-batu itu. Jika sudah selesai menyusun batu-batu tersebut pemain yang mendapat giliran berjaga itu harus mencari pemain lainnya yang sedang bersembunyi, jika dia menemukannya maka dia harus segera berlari dan menginjak batu yang berukuran lebih besar yang ditelakan disebelah susunan batu-batu yang kecil tadi. Jika salah satu dari pemain yang bersembunyi berhasil menghancurkan susunan batu-batu yang telah disusun tadi tanpa diketahui oleh pemain yang sedang berjaga maka, pemain yang sedang berjaga harus kembali menyusun batu-batu tersebut, dan pemain lainnya kembali bersembunyi termasuk pemain yang sudah ketebak tadi.
5.      Apolo
Permainan ini dapat dimainkan paling banyak dengan 10 orang. Pada awalnya pemain menuliskan sebuah pekerjaan seperti polisi, hakim, jaksa, pengacara, algojo, maling (bisanya ditulis lebih dari satu), korban pada selembar kertas kecil yang kemudian digulung. Setelah kertas itu dikocok setiap pemain saling berebutan untuk mengambil satu kertas. Pemain yang mendapatkan kertas bertuliskan kata “korban” maka pemain wajib melapor kasus kehilangan yang pemain alami pada pemain  lain yang mendapatkan kata bertulisan “polisi” pada kertas tersebut, setelah melapor pemain yang sebagai “korban” tadi harus menebak diantara pemain lainnya siapakah yang memegang kertas bertulisan “maling” jika salah maka pemain yang menjadi “korban” yang harus dihukum, tapi jika tebakan si “korban” itu benar maka pemain yang memegang kertas bertulisan “maling” itu harus segera berlari secepat-cepatnya agar tidak ditangkap oleh pemain yang bertugas menjadi “polisi”, jika si “maling” tertangkap maka pemain tersebut akan di sidang oleh pemain yang memegang kertas bertulisan hakim, jaksa, pengacara untuk menentukan hukuman yang akan dikasih kepada “maling”, jika hukuman telah ditentukan saatnya pemain yang mendapatkan kertas bertulisan “algojo” yang berhak memberi hukuman kepada “maling”.

Itulah beberapa permainan tradisional, sebenarnya masih banyak lagi macam-macam permainan tradisional yang pernah saya mainkan saat saya kecil dulu. Tidak kalah seru kan dengan permainan anak-anak kecil zaman sekarang? Mungkin buat kalian yang belum pernah mencoba permainan diatas tadi, boleh dicoba di rumah ataupun di sekolah  bersama teman-teman kalian.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Minggu, 06 Mei 2012

Aku + Kamu = Kita

Aku, kamu, kita
Mengukir sebuah cerita
Cerita kala remaja
Yang penuh dengan warna

Di putih abu-abu
Aku kamu bersatu
Ibarat alunan lagu
Terdengar sangat merdu
Dikala kau bilang I LOVE YOU

Hujan pun seakan menari-nari
Saat kau memainkan gitar dan bernyanyi
Duduk berdua didepan kelas ini
Menghabiskan waktu hingga sore hari

Tangis berubah jadi tawa
Sendu menjelma jadi rindu
Kala berkhayal masa tua
Inginku selalu bersamamu


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Pariwisata & Tingkat Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Indonesia Tahun 2011


A.      Pendahuluan
Pariwisata merupakan sektor ekonomi terpenting untuk Indonesia. Kekayaan alam dan budaya merupakan komponen penting dalam pariwisata di Indonesia. Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar yang memiliki penduduk yang sangat banyak. Tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia itu didukung dengan warisan budaya yang kaya dan mencerminkan sejarah serta menunjukan beragamnya etnis Indonesia yang dinamis. Semua itu harus dimanfaatkan secara maksimal melalui penyelenggaraan kepariwisataan yang secara umum bertujuan untuk meningkatkan pendapatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia. Kepariwisataan Indonesia merupakan penggerak perekonomian nasional yang pontensial untuk memacu perkembangan perekonomian dimasa depan.
Berbagai program telah dicanangkan oleh pemerintah untuk memajukan kepariwisataan di Indonesia salah satunya dengan menyelenggarakan program “Visit Indonesia Year”. Program ini bertujuan untuk memajukan pariwisata Indonesia dengan target meningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, domestik, dan nusantara sehingga bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Pada tahun 2010 berdasarkan data yang didapat jumlah wisatawan mancanegara yang datang mencapai 7 juta lebih atau meningkat sebesar 10,74% dibanding tahun sebelumnya sehingga bisa memberikan pemasukan devisa pada negara sebesar 7.603,45 juta dolar Amerika Serikat.
Adapun tujuan pemilihan judul ini adalah untuk melihat perkembangan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, serta untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mampu menarik wisatawan asing datang ke Indonesia pada tahun 2011.
B.       Landasan Teori
  •  Pariwisata
         Menurut Undang-undang Nomor 9 Tahun 1990 tentang Kepariwisataan Bab I Pasal 1:
          
“Dinyatakan bahwa wisata adalah kegiatan perjalanan atau sebagian dari kegiatan tersebut yang dilakukan secara sukarela serta bersifat sementara untuk menikmati
obyek dan daya tarik wisata.”

Jadi dari pengertian wisata diatas dapat disimpulkan bahwa wisata itu mengandung unsur : Kegiatan perjalanan, dilakukan secara sukarela, bersifat sementara, seluruh dari perjalanan atau sebagian bertujuan untuk menikmati obyek dan daya tarik wisata.

Sedangkan pengertian objek dan daya tarik wisata menurut Undang-undang Nomor 9 Tahun 1990 yaitu yang menjadi sasaran perjalanan wisata yang meliputi :
1. Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, yang berwujud keadaan alam serta flora dan fauna, seperti : pemandangan alam, panorama indah, hutan rimba dengan tumbuhan hutan tropis, serta binatang-binatang langka.
2. Karya manusia yang berwujud museum, peninggalan purbakala, peninggalan sejarah, seni budaya, wisata agro (pertanian), wisata tirta (air), wisata petualangan, taman rekreasi, dan tempat hiburan.
3. Sasaran wisata minat khusus, seperti : berburu, mendaki gunung, gua, industri dan kerajinan, tempat perbelanjaan, sungai air deras, tempat-tempat ibadah, tempat-tempat ziarah dan lain-lain.
4. Pariwisata adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, termasuk pengusahaan objek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha yang terkait di bidang tersebut.

  •  Wisatawan Mancanegara
Wisatawan mancanegara adalah orang yang melakukan perjalanan ke suatu negara yang bukan merupakan tempat tinggal biasanya orang tersebut selama kurang dari 12 bulan di negara yang dikunjunginya.

Ada dua katagori wisatawan :
1.      Pesiar (Leasure) untuk kepentingan rekreasi, liburan, kesehatan, studi, keagamaan dan olah raga.
2.      Hubungan dagang (business), keluarga, konferensi, misi dan lain sebagainya.

C.      Pembahasan
Pariwisata adalah salah satu sektor terpenting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Pariwisata sempat menempati urutan ketiga dalam pendapatan devisa pada tahun 2009 setelah minyak dan gas bumi serta minyak kelapa sawit. Pada tahun kedatangan wisatawan mampu memberikan pemasukan devisa sebesar 7.603,45 juta dolar Amerika Serikat untuk negara Indonesia.
Macam-macam jenis wisata yang bisa dinikmati di Indonesia :
1. Wisata Alam           
- Wisata Bahari : Taman Laut Bunaken
- Wisata Pantai : Pantai Kuta Bali, Pantai Parai
- Wisata Sungai : Sungai Kapuas, Sungai Barito, dll.
- Wisata Danau : Danau Bedugul, Danau Toba , dll.
- Wisata Air Terjun : Air Terjun Singsing, dll.
- Wisata Hutan : Ujung Kulon
- Wisata Gunung : Gunung Bromo, Gunung Semeru, dll.
- Wisata Goa : Goa Jatijajar
- Wisata Pulau : Pulau Lombok , Pulau Seribu , dll.
- Wisata Taman Nasional : Taman Nasional Komodo
2. Wisata Belanja      
- Wisata Ke Pasar Tradisional : Pasar Sukawati, dll.
- Wisata Ke Pasar Modern : Grand Indonesia Mall, dll.
3. Wisata Budaya      
- Wisata Mengenai Adat dan Tradisi : Baduy, dll
- Wisata Seni Pertunjukan :Tari Barongan, dll 
- Wisata Budaya Lainnya : Jember Fashion Carnaval
4. Wisata Kuliner     
- Wisata Masakan Khas : Empek-empek di Palembang
5. Wisata Sejarah      
- Wisata Prasasti : Prasasti Batu Tulis, dll.
- Wisata Candi : Candi Prambanan, Candi Borobudur
- Wisata Benteng : Benteng Keraton Buton
- Wisata Museum : Museum Fatahillah, dll.
- Wisata Monumen : Monas

Grafik kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia selama tahun 2011 sampai Februari 2012.
 
Pada bulan Januari 2011 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia mencapai 548.821. Pada bulan Februari 2011 hanya terjadi peningkatan 19236 orang wisatawan mancanegara (wisman) dibanding bulan Januari 2011. Pada dua bulan selanjutnya yaitu pada bulan Maret sampai bulan April 2011 terus mengalami peningkatan sedikit demi sedikit yaitu tercatat menjadi 598.068 orang wisman pada bulan Maret dan 608.093 orang wisman pada bulan April 2011. Tapi pada bulan Mei 2011 hanya 600.191 orang wisman yang berkunjung, itu tandanya terjadi penurunan sebanyak 7.902 orang wisman dibanding bulan sebelumnya. Kemudian pada dua bulan selanjutnya kunjungan wisman kembali meningkat cukup tinggi yaitu tepatnya pada bulan Juni dan Juli 2011 yang mengalami peningkatan sebanyak 74.211 orang wisman pada bulan juli sehingga kunjungan wisman mencapai 674.402 pada bulan Juni, yang lebih hebatnya lagi pada bulan Juli kembali mengalawi kenaikan yang cukup tinggi yaitu mencapai 71.049 orang wisman, meskipun kenaikan pada bulan Juli tidak setinggi pada bulan Juni tapi tercatat 745.451 orang wisman pada bulan Juli ini merupakan kunjungan tertinggi pada tahun 2011. Peningkatan pesat ini diakibatkan karena adanya libur panjang pada bulan Juni-Juli, salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi wisman pada bulan tersebut adalah Bali. Kemudian pada bulan Agustus 2011 kunjungan wisman ke Indonesia kembali turun drastis yaitu hanya mencapai 621.084 orang dibanding bulan Juli yang tingkat kunjungannya sangat tinggi. Tapi pada empat bulan terakhir ditahun 2011 kunjungan kembali meningkat meskipun hanya sedikit demi sedikit peningkatannya sehingga pada akhir bulan pada tahun 2011 tepatnya pada bulan Desember tercatat 724.539 orang wisman, itu tandanya naik sebesar 10,63% dibanding bulan November 2011.  Akhirnya dari sektor pariwisata Indonesia mampu mengantongi devisa sebanyak devisa US$ 8,6 miliar, itu tandanya terjadi kenaikan 13,16% dibanding penerimaan pada tahun 2010 sebesar US$7,6 miliar. 
Pada bulan Januari 2012 terjadi peningkatan 18,93 persen kunjungan wisatawan mancanegara dibanding bulan Januari 2011 yang berjumlah 548.821 menjadi 652.692 pada bulan Januari 2012. Peningkatan ini terjadi dikarenakan jatuhnya libur imlek tahun 2012 ini pada tanggal 23 Januari. Beberapa wisatawan yang kunjungannya meningkat yaitu berasal dari RRC (139 persen), Taiwan (30,4 persen),  Hong Kong (59,6 persen), Singapura, Filipina, India, dan Timur Tengah yang juga mencatat kenaikan sekira 20 persen, bahkan dari Arab Saudi naik 100 persen. Pada Februari 2012 wisatawan mancanegara mencapai 592.502 kali ini kembali terjadi peningkatan 4,30 persen dibanding Februari 2011 lalu, dikarenakan masih dalam rangka liburan imlek pada bulan Januari.
D.      Kesimpulan
Ternyata pariwisata di Indonesia itu sangat beragam, segala jenis tempat wisata yang ingin dikunjungi hampir semuanya tersedia di Indonesia mulai dari wisata alam sampai wisata sejarah Indonesia mempunyai tempat tersebut, dan pariwisata di Indonesia pun sebenarnya tidak kalah indah dengan pariwisata diluar negeri.
Dari grafik yang terdapat di atas dapat disimpulkan bahwa kunjungan wisman tertinggi pada tahun 2011 itu terjadi di bulan Juli yaitu sebanyak 745.451 orang wisman, dan kunjungan terendah itu terjadi pada bulan Januari yang hanya mencapai 548.821 orang wisman. Jadi jumlah dari seluruh kunjungan wisman pada tahun 2011 tercatat sebanyak 7,65 juta orang, naik sebesar 9.24% dibanding tahun 2010 yang hanya 7 juta orang. 
Pada bulan Januari- Februari 2012 tercatat bulan Jannuri lebih tinggi kunjungan wismannya dibanding bulan Februari. Pada bulan Januari 2012 ini pun terjadi peningkatan kunjungan wismannya 18,93% dibanding Januari 2011. Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara di bulan Februari 2012 kali ini tercatat paling baik dibanding bulan Februari beberapa tahun sebelumnya.
Ternyata peningkatan kunjungan wisman setiap tahunnya banyak dikarenakan adanya hari libur panjang & libur tahun baru yang dimanfaatkan para wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia karena banyaknya tempat wisata yang indah dan menarik di Indonesia.

E.       Daftar Pustaka
http://melancongnusantara.com/
http://rafansdetik.blogdetik.com/2012/04/30/ilmu-pengetahuan-pariwisata-pengertian-wisatawan/
http://tabloidpasar.com/?p=1737
http://travel.okezone.com/read/2012/03/06/407/587923/pariwisata-dunia-melaju-kencang-indonesia-makin-pede


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

About Me

Foto Saya
Afrika Nur Dwiyana
Tangerang, Banten, Indonesia
I'm not a beautiful and perfect girl, I'm just an ordinary and a simple girl
Lihat profil lengkapku